Friday, September 2, 2011

PISANG GORENG VS LAPIS LEGIT

PISANG GORENG VS LAPIS LEGIT Warning : bisa menimbulkan efek yang luar biasa seperti, kesal, marah, sadar, taubat, dan berusaha memperbaiki diri.. Catatan : bacalah sampai habis., lebih baik dari awal jangan dibaca kalau tidak sampai habis…..karena efeknya sangat luar biasa… Waspadalah..waspadalah sindrom sadar diri…………………………………
Saya tidak bisa membayangkan betapa terbukanya hati saya, ketika kami duduk jama’ah dengan teman2 satu kos, sungguh dalam hati kecil saya menyatakan oh.. iya ya.. benar juga kata kawan tu\>, pasalnya dengan ungkapan sederhana dan membuat pikiran saya terbuka, Kisah saya ini 2 hari yang lalu dengan rutinitas setelah ashar berjama’ah di salah satu masjid Pekanbaru (dinamakan sajalah masjid darul ‘amal) kami sengaja duduk didepan rumah, ya.. kebetulan di tepi jalan, sehingga mata terbuka lebar melihat kenderaan baik motor maupun mobil, sepeda hilir mudik hingga maap cakap ,upss cewek-cewek cantik ungkap salah seorang teman dikosan kami)../. Kebiasaan kami ini dibarengi dengan kisah satu hari yang lalu, bahkan 2, 3 jam lalu pun diceritakan sebagai bahan obrolan agar kami tidak mematung didepan rumah,. Lanjut mang.. Begini ceritanya : Salah seorang teman menanyakan ke saya: sal!!..saya menjawab : oi..iya teman > Tau gak kamu pr (red perempuan) jenis apa itu>, lanjutnya, saya kasih de kamu 2 pilihan, kamu pilih antara PISANG GORENG dan LAPIS LEGIT ,.. sontak saya protes lo..apa kaitannya antara PISANG GORENG dan LAPIS LEGIT dengan perempuan itu, teman itu langsung menjawab : nah itu sal pertanyaan yang saya tunggu dari tadi > lanjutnya ..tau gak kamu sal kenapa saya mengaitkan pr (red perempuan) itu dengan PISANG GORENG dan LAPIS LEGIT > begini sal.. saya kasih de kamu bayangan > begini sal PISANG GORENG adalah jenis makanan gorengan yang biasanya dijual tepi jalan, lumayan snack favorit yang cukup di minati khalayak ramai, pembuatannya aja senang kok tinggal celupin aja ketepung yang udah diaduk trus digoreng jadi deh.., siapapun bisa membelinya karna memang harganya ya bilangan cukup murah la,..paling-paling seribu perak trus biasanya dipilih-pilih seperti, apakah masih panas atau tidak, atau dibalik-balik tu apa ada bekas pegangan orang yang lain seperti terkelupas atau apalah yg penting kita dengan mudah, murah, meriah lagi untuk mendaptkan PISANG GORENG itu sal.. nah.. kalau yang LAPIS LEGIT sal, dia jenis kue yang memang orang tau dan semua orang itu minat untuk membelinya tapi, ada kata tapi ni sal gak semua orang bisa membelinya sal, karna gini coba bayangin sal untuk membuat LAPIS LEGIT butuh keahlian khusus, LAPIS LEGIT tu kan berlapis-lapis tu, untuk membuat lapisan pertama harus dibutuhkan kehati-hatian dan betul-betul dijaga agar tekstur lapisannya rata dan bagus, begitu juga di lapisan seterusnya bisa sampai lapisan ke delapan atau 10 betul-betul dijaga untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus,.. -trus gini sal setelah jadi kue LAPIS LEGIT ini, dia dibungkus dengan bungkusan yang lumayan mahal, bagus lagi, setelah pembungkusan penjualannya ya minimal di toko kue yang kondisinya nyaman, diruangan terjaga, dan kita sebagai pembeli hanya bisa melihat dari kejauhan tanpa menyentuh sedikitpun isi dalam bungkusan itu, trus yang hebatnya lagi sal wow harganya ni..mmm ya orang-orang yang berduit (red mampu) untuk beli kue LAPIS LEGIT sal; kayak kita-kita ma.. cukup melihat dari etalasenya aja hehhe..gitu sal.. -artinya sperti ini sal, coba deh bayangin perempuan jenis apa yang seperti PISANG GORENG, (wow tersentak saya terkejut teman-teman pembaca)..(dalam benak saya perempuan pisang goreng).. -ya seperti itu kira-kira bunyinya ;; trus saya menjawab : ya seperti mudah di dapat, harganya murah, jadiinnya senang gak repot-repot, mudah dipegang-pegang, trus tubuhnya yang menampakkan aurat bisa dilihat gratis, jangankan tubuhnya rambut perempuan itu (pembaca kebetulan perempuan yang lewat didepan kami gak pake jilbab, pakaiannya wow menampakkan lekuk-lekuk tubuhnya, ups maaf cakap ni pembaca, betisnya ya…cukup putih la sengaja tu di umbar-umbar didepan kami) itukan mudah dilihat bahkan gratis lagi tanpa dibelikan mahar (red dinikahi),.. dalam benak saya pembaca ..iya ya..benar juga si kawan ni, udahlah murah, mudah pula tu dipegang-pegang, melihat auratnya aja gratis..mmmm (astagfirulloh).. teman-teman pembaca sbenarnya saya juga malu sebagai seorang abang yang mmpunyai 2 adek prempuan..mereka sedikit banyaknya ada seperti itu..(tnda kutip tidak sepenuhnya mentutup aurat)..astagfirulloh mudah-mudahn adk2 saya taubat ya pembaca.. -ya itu, kawan saya memberi gambaran ke saya mengenai jenis perempuan PISANG GORENG yang kebetulan lewat di depan kami, sungguh saya pun berfikir teman-teman, gimana ni mau nge-dakwahin mereka yang diluar sana, toh keluarga saya sendiri masih seperti itu. Mmm nauudzu billahi min dzalik.. -oiya teman-teman ada satu lagi kan belum dijelasin mengenai perempuan LAPIS LEGIT!! Ayo..udah mulai lupa ni..iya teman-teman pembaca saya tidak berhenti hanya menanyakan tentang perempuan PISANG GORENG tetapi saya juga menanyakan perempuan LAPIS LEGIT : wow ada pula perempuan LAPIS LEGIT ::mmm ada-ada aza.. begini sal, teman saya menjelaskan kesaya : tau kan kamu sal LAPIS LEGIT itu buatinnya susah, penuh perhatian ekstra, dan keahlian khusus yang tidak sembarangan, dengan pembuatan dan pembungkusan yang cukup-cukup maksimal tentunya harga yang dipasarkan diatas standart la..dan yang lebih hebatnya LAPIS LEGIT itu sal hanya bisa dipandang saja tanpa menyentuhnya,. Logikanya sal perempuan jenis ini, ya memang di-didik orangtuanya mulai dari kecil dengan susah payah untuk menjadi perempuan yang bisa menghargai marwahnya (red-harga dirinya) keluarganya dan ketaatannya terhadap Sang Khalik (red- Allah SWT), si-orang tua memberi pembinaan yang ekstra agar si anak tetap berpegang terhadap nilai-nilai Islam, dari kecil diajarin memakai jilbab yang benar, pakaian yang tidak menampakkan aurat sedikitpun bahkan lekuk-lekuk tubuh perempuan itu dijelaskan oleh sang ibu dan sang ayah, bahwa tubuh pr (red-perempuan) betul-betul dilapisi dengan kain yang menutup keseluruhannya, kemudian diberi pendidikan agama ekstra baik di keorganisasian atau di jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Setelah tumbuh dewasa dan akalnya sudah mulai berfungsi diberikan pemahaman tentang batas-batas pergaulan antara laki-laki dan perempuan, sentiasa belajar untuk menjadi seorang muslimah yang taat pada robbnya Sang Penggenggam nyawa. Trus ana menjawab panjang tu ceritnya sekh (red-sebutan untuk teman yang memberikan tausi’ah).. -Iya akhi, kawan itu melanjutkan jenis perempuan ini jarang ditemui pada zaman ini, yang betul-betul ta’at menghambakan diri untuk sang roob..lanjutnya katanya pakaiannya aza tidak menandakan dia beriman, sontaknya dengan nada ber-api-api, sengaja tu teman-teman di kampus memakai rok yang tergantung dan memakai kaus kaki ala bayi kecil..ya..paling tidak ada nampaklah kulit putih walaupun sebatas garis dan lebih parahnya menampakkan pinggulnya bahkan maaf cakap (b. dd ) tanpa segan silu terhadap dosen, dan teman-teman yang ikhwan.. na’udzu billah.. Trus ketika itu SAYA tersentak..iya ..ya…betul juga kawan ni, sampai kesitu pula pikirannya….mmmmmm In my mind : PISANG GORENG atau LAPIS LEGIT : terserah mau pilih yang mana masing-masing punya resiko, standarnya ketika memilih kita punya resiko, === PISANG GORENG punya resiko VS LAPIS LEGIT juga punya resiko,… ------Pertanyaannya resiko yang mana kita pilih kemurkaan Allah ketika kita meninggalkan salah satu syari’at-Nya, atau kemurkaan manusia (ya ..minimal malu, takut di cemeeh, diejek, sok solehah lu, dasar kuper, ntar gak laku lo.atau di cap sebagai teroris..atau apalah…) ketika kita menutup aurat didepan mereka (red-manusia) ?????? Jawabannya ada pada kita…….. Allohu ‘alam By ibnu sahran ^_^ Bersambung…

No comments:

Post a Comment